DANPUSDIKTOP

Ir.D.Untung Y,M.T.
Kolonel Ctp NRP 32116

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini297
mod_vvisit_counterKemarin313
mod_vvisit_counterMinggu ini1871
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin2866
mod_vvisit_counterBulan Ini8062
mod_vvisit_counterBulan kemarin10672
mod_vvisit_counterTotal27972

We have: 20 guests online
Your IP: 52.91.39.106
 , 
Today: Jun 19, 2019
Pembekalan Ilmu Medan Pada Tim Exspedisi Bukit Barisan 2011 di Situ Lembang PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Sabtu, 26 Februari 2011 10:39

Senin (07/02) Wadanjen Kopassus, Brigjen TNI Agus Sutomo, membuka secara resmi dimulainya Pembekalan dan Latihan Ekspedisi Bukit Barisan 2011 dalam sebuah upacara di Daerah Latihan Kopassus Situlembang, Jawa Barat. Seluruh anggota ekspedisi akan berada di lokasi tersebut dan di daerah gunung Kareumbi, Sumedang sampai dengan akhir Februari untuk mengadakan serangkaian persiapan ekspedisi.

Latar belakang dilaksanakannya Ekspedisi Bukit Barisan ini adalah karena belum terdatanya secara baik potensi sumber daya alam, flora dan fauna yang sangat besar dan unik, tersebar mulai dari ujung barat di Sabang sampai dengan ujung timur di Merauke. Oleh karenanya, dalam pelaksanaannya ekspedisi ini akan melakukan penjelajahan, penelitian dan pendataan tentang kondisi hutan, potensi kekayaan alam, dan kemungkinan potensi bencana alam yang ada di Pegunungan Bukit Barisan, dengan melibatkan sejumlah tenaga ahli,Wanadri, kelompok pecinta alam dan sejumlah perguruan tinggi seperti ITB, UI, UGM, UNPAD, IPB,UNJ dan Undip,TV one, Jawa Pos  dengan kekuatan sejumlah 706 orang. Ekspedisi ini akan melakukan penjelajahan dan penelitian disejumlah gunung diantaranya Gunung Leuser di Aceh,  Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Singgalang di Sumatera Barat, Gunung Kerinci di Jambi, Gunung Seublat di Bengkulu, Gunung Dempo di Sumatera Selatan  dan Gunung Tanggamus di Lampung. Ekspedisi setiap satu gunung terbagi dua tim, tim satu sebagai tim penjelajahan dan tim dua melaksanakan penelitian dengan sasaran gunung masing-masing yang secara serentak akan memulai penjelajahan dan penelitiannya pada minggu terakhir Februari sampai dengan Agustus 2011.

 

Pembekalan Ilmu Medan dan Latihan Navigasi Hutan Gunung

Hari Kamis tanggal 10 Pebruari 2011 tiba waktunya Tim Ekspedisi Bukit Barisan mendapatkan pembekalan Ilmu Medan dan Navigasi Hutang Gunung selama tiga hari meliputi Teori dan Praktek setelah sebelumnya mendapatkan pembekalan tentang materi-materi lain yang menunjang kegiatan ekspedisi.

Di lembah daerah latihan Kopassus Situ Lembang yang dingin dan selalu diselimuti kabut adalah Mayor Ctp Engkos Setiawan dan para pelatih dari Pusdiktop Kodiklat TNI Angkatan Darat memberikan pembekalan tentang materi Ilmu Medan dan Navigasi Darat Hutan Gunung, yang merupakan bekal kemampuan utama dalam mengenali dan menguasai medan serta kemampuan bernavigasi di Hutan Gunung sebagai bekal dalam melaksanakan ekspedisi dan penjelajahan sebagai mana dalam mottonya Mayor Ctp Engkos Setiawan mengatakan “ SIAPA YANG MENGUASAI MEDAN DIA YANG AKAN MEMENANGKAN PERTEMPURAN” sebagai senior pelatih Ilmu Medan yang telah menjelajah keberbagai daerah di Nusantara serta merupakan salah satu pelatih Ilmu Medan pada Pendidikan SPI / SBI gelombang besar kedua 1999/2000, dan pelatih pada pembentukan 10 Batalyon Raider 2003, mengatakan bahwa Ilmu Medan adalah ilmu yang mempelajari tentang berbagi bentuk medan baik permukaan (Topografi), atas permukaan, dan aspek – aspek alam yang saling berpengaruh serta fenomena dari alam yang perlu dikuasai bagi orang yang akan bermain di alam. Selain belajar tentang “Medan” selanjutnya adalah bagaimana bernavigasi, baik bernavigasi di Darat, di Sungai termasuk di Hutang Gunung. Dalam kegiatan bernavigasi harus mampu menguasai alat-alat bantu navigasi seperti penguasaan Peta Topografi, Kompas dan GPS serta fenomena alam, dalam kegiatan ekspedisi ini mereka dibekali dengan GPS terbaru yaitu GPS Navigasi Rino 530 dimana alat ini selain bisa memberikan data posisi, bisa juga Tracking dan Komunikasi antar GPS.

 

Kegiatan Ekspedisi erat kaitannya dengan tugas Topografi.

Rencana Area tim ekspedisi ini akan menjelajah dan meneliti serta melakukan komunikasi sosial dengan penduduk setempat di tujuh Provinsi yang mencakup Gunung Leuser di NAD, Gunung Sinabung di Sumut, Gunung Singgalang di Sumbar, Gunung Kerinci di Jambi, Gunung Seublat di Bengkulu, Gunung Dempo di Sumsel dan Gunung Tanggamus di Lampung. Hasil garapan dari Tim Ekspedisi Bukit Barisan yang meliputi perjalanan tim penjelajah, data dari hasil tim peneliti yang didalam terdapat data kerusakan hutan, potensi bencana, SDM, flora fauna serta data hasil interaksi sosial dengan masyarakat setempat, ini merupakan data yang memang dicari oleh Dittopad dalam rangka membuat Laporan Kewilayahan; LGM (Laporan Geografi Militer). Topografi TNI AD mempunyai tugas dan wewenang untuk menyediakan Informasi Data Geografi / Medan guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas TNI AD. Data Geografi mencakup tentang gambaran gejala dan fenomena yang bersifat fifsis alami maupun sosial budaya dengan segala proses interaksi dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Pada prinsipnya Geografi dibagi menjadi dua bagian besar yaitu geografi fisis dan geografi sosial, Geografi fisis mengandung makna Geografi lingkungan alam, sebagai lingkungan tempat tinggal manusia, sedangkan Geografi sosial mempelajari aspek-aspek sosial dalam ruang muka bumi ini yang meliputi manusia sebagai penduduk bumi dan manusia sebagai makhluk sosial yang mencakup antara lain : demografi, budaya, ekonomi dan politik. Manusia adalah salah satu makhluk hidup dan setiap makhluk hidup membutuhkan alat-alat serta suatu kondisi-kondisi supaya ia bisa bertahan untuk hidup. Ilmu yang berhubungan erat dengan Ilmu Geografi antara lain : Geofisika yaitu Ilmu yang mempelajari tentang keadaan di dalam bumi ; Geologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang batuan dan tentang bentuk bumi sebagai hasil dari luar bumi; Geomorfologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang bentuk bumi sebagai hasil dari permukaan; Hodrologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang air; Oceanografi yaitu ilmu yang mempelajari tentang laut dan samudra; Hidrografi yaitu ilmu yang mempelajari tentang permukaan air yang dapat dilayari; Meteorologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang kejadian di atmosfir; Klimatologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang iklim-iklim; Demografi yaitu ilmu yang mempelajari tentang kependudukan; Pedologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang tanah; Astronomi yaitu ilmu yang mempelajari tentang perbintangan. Dengan demikian sangatlah tepat Tim Ekspedisi Bukit Barisan yang melibatkan kekuatan sejumlah 706 orang termasuk didalamnya terdapat ersonel Topografi TNI Angkatan Darat. (Reportase M Zainul dari Situ Lembang, Jawa Barat)

 

 

Terakhir diperbaharui Sabtu, 26 Februari 2011 21:32
 
MAKO PUSDIKTOP :    Jl. Sariwangi No.69 Bandung tlp. (022) 6651575
SATDIKPA :   Jl. Sariwangi No.69 Bandung tlp. (022) 6651575
SATDIK BATA :   Jl. Sidikoro No.1 Surakarta tlp. (0271) 647552
Valid XHTML & CSS | Copyright pusdiktop.mil.id